TK atau Taman Kanak-Kanak merupakan salah satu jenjang pendidikan rentan usia 4-7 tahun. Ibu-ibu seringkali bingung ketika anak memasuki usia TK.
Mari kita bahas satu per satu. Sekolah TK adalah persiapan untuk mematangkan anak sebelum masuk ke jenjang sekolah dasar. Didalamnya anak akan mendapatkan stimulasi sebelum belajar calistung.
Ada beberapa TK yang langsung memberikan atau mengenalkan calistung dengan metode yang menyenangkan untuk anak.
Sekolah jenjang TK dibagi menjadi dua level. Yang pertama adalah TK A untuk anak usia sekitar 5 - 6 tahun, kemudian yang kedua adalah TK B untuk usia 6 - 7 tahun.
Jika anak berusia 4 tahun 8 bulan bisa dikatakan anak sudah diperbolehkan untuk mendaftar masuk ke TK A. Bagaimana jika langsung ke TK B? Hal tersebut juga boleh jika usia sudah 6 - 7 tahun.
Namun, ibu-ibu seringkali bingung untuk memilih sekolah TK. Banyak sekolah yang menawarkan pendidikan yang bagus untuk anak pada zaman sekarang.
Sebelum memilih sekolah TK untuk anak, tidak ada salahnya untuk membaca tips berikut ini supaya menjadi persiapan sebelum menentukan pendidikan yang bagus untuk anak.
Tips Memilih Sekolah TK untuk Anak
Jika ada waktu luang, ibu-ibu bisa melakukan survey terlebih dahulu ke beberapa sekolah TK. Hal tersebut dilakukan untuk menerapkan tips dari artikel ini.
1. Biaya keseluruhan
Tips yang pertama adalah menanyakan biaya. Ada beberapa komponen biaya sekolah TK misalnya uang pangkal, SPP, biaya outing, biaya seragam.
Informasi tersebut bisa ditanyakan langsung ke sekolah atau guru yang ditemui pada saat survey ke beberapa TK.
Jika sudah mendapatkan info, ibu-ibu bisa menarik mempertimbangkan apakah biaya tersebut masih bisa tercover dalam budget keluarga.
Tidak semua TK yang mempunyai biaya tinggi mempunyai kualitas yang bagus, perlu disimak lagi beberapa tips yang lain.
2. Jumlah Siswa dalam Satu Kelas
Jumlah siswa dalam satu kelas mempengaruhi sebuah kelas bisa kondusif atau tidak. Ibu-ibu perlu tanya ke guru jumlah kelas. Kemudian tanyakan juga satu kelas isi berapa siswa?
Idealnya, satu kelas untuk jenjang TK berisi maksimal 15 - 20 siswa, jika lebih dari itu kegiatan dalam kelas tidak akan kondusif.
Selain itu, kondisi bangunan kelas juga perlu dicek. Misalnya, apakah bangunan merupakan semi permanen atau kokoh untuk dipakai kelas.
Terkadang ada kelas yang hanya disekat lemari atau papan sehingga suara kelas sebelah akan mengganggu kelas yang lain.
3. Latar Belakang Pendidikan Guru
Tips yang ketiga juga tidak kalah penting karena nantinya para guru anak memberikan materi kepada anak kita yang akan menuntut ilmu.
Pilih sekolah TK dengan guru yang minimal memiliki latar belakang S1 prodi pendidikan anak usia dini. Karena dari prodi tersebut guru memiliki bekal yang cukup untuk mengajarkan materi.
Banyak orang sebenarnya bisa mengajar TK tapi guru dengan S1 prodi pendidikan anak usia dini sedikit banyak paham metode yang cocok atau menyenangkan sesuai usia anak.
Mereka juga memiliki media tertentu khusus untuk mengajar yang tidak dipahami guru dari prodi diluar prodi tersebut.
4. Area Bermain
Biasanya sekolah TK akan memiliki media bermain dalam sekolah tersebut. Ada beberapa jenis mainan seperti perosotan, ayunan, jungkat jungkit, komedi putar mini, dll.
Ibu-ibu perlu mengecek secara langsung kondisi mainan tersebut, apakah keropos atau berkarat? kemudian juga mengenai kebersihan.
Hal tersebut perlu dilakukan karena nantinya anak-anak sudah pasti main di area tersebut. Maka dari itu perlu diperhatikan aspek keamanan dan kebersihan dari area bermain.
5. Pola Makan
Pola makan berhubungan dengan kebiasaan makan anak di keluarga. Masing-masing sekolah TK mempunyai pola makan yang tidak sama satu dengan yang lainnya.
Contohnya, ada sekolah yang tidak memperbolehkan anak membawa snack UPF tinggi gula, dilain pihak ada sekolah TK yang membebaskan anak membawa snack.
Ada pula sekolah TK yang punya kantin khusus yang menjual makanan homemade dan menyehatkan untuk anak.
Sebagai pertimbangannya, ibu-ibu bisa memilih sekolah yang mempunyai pola makan dengan kebiasaan di rumah sehingga tidak mengganggu pola makan dari anak.
6. Treatment untuk Anak dengan Kasus tertentu
Treatment disini maksudnya adalah anak dengan karakter tertentu. Ada banyak karakter dari anak TK misalnya anak yang pendiam, cengeng, hiperaktif, dll.
Ibu-ibu perlu menanyakan ke sekolah bagaimana cara mereka memperlakukan anak yang pendiam? apakah sebelumnya ada kasus anak pendiam di sekolah tersebut?
Nah, biasanya jawaban satu sekolah dengan sekolah yang lain tidak akan sama. Jika sudah mendapatkan hasilnya, ibu-ibu baru bisa memutuskan untuk memilih TK untuk anak.
Usia 5 - 7 tahun merupakan usia yang krusial untuk anak. Ada yang mengatakan jika usia tersebut merupakan masa golden age anak.
Jadi, kalau bisa jangan sampai salah dalam memilih sekolah. Maksimalkan masa golden age anak supaya mereka stimulasinya terasah dengan maksimal sekaligus belajar dengan happy! selamat mencoba
.png)